Intermezzo

Assalamualaikum,

Hello world again, after two yearsšŸ˜€.Ā Lama tidak menulis tangan menjadi kaku, he he he.. jadi kitaĀ mulai lagi dengan tulisan yang ringan-ringan saja.

Dua tahun terakhir berkecimpung di dunia web desain dan web programming denganĀ argia, banyak hal baru yang kami pelajari dan gunakan untuk membantu pekerjaan. Ā Dari setting text editor, kemudian menggunakan css preprocessor seperti sass dan less sampai automation tools seperti grunt dan gulp, scaffolding toolsĀ untuk web development seperti yo, bower dan composer, tak lupa juga wp-cli untuk membantu membangun tema atau plugin wordpress, dan jangan lupa semua tools tersebut bisa didapatkan cuma-cumašŸ˜€. Yup, itulah yang kamiĀ lakukan setiap hari selama dua tahun terakhir, belajar tiada henti.

Terkadang bosan juga bermain dengan web programming, jadi terkadang saya sempatkan bermain-main dengan desktop programming, walaupun hanya sebatas latihan tidak sampai menjadi sebuah program jadiĀ apalagi menjadi mata pencaharian :p, yah sekedar hobi saja siapa tahu suatu saat berguna. Kalau di desktop/GUI programming passion saya di GTK dengan C, sempat juga membeli bukunya pak mdamt untuk belajar Vala.

Jika untuk web Ā sublime adalah editor utama, untuk desktop saya lebih mantap menggunakan geany. Alasannya ada fitur autocomplete untuk tags-tags GTK baik C maupun Vala, jadi tidak perlu bolak-balik membuka Ā devhelp hanya untuk melihat parameter yang di terima suatu fungsi, benar-benar sangat membantušŸ˜€.

[Modem] Lagi, setting Modem EVDO Smartfren ZTE AC682 dengan usb_modeswitch

[tweetmeme service="bit.ly"]Beberapa waktu lalu saya membahas bagaimana mengoptimalkan koneksi modem EVDO Smartfren ZTE AC682 di Ubuntu Natty menggunakan modul option. Cara tersebut berhasil hanya saja kita perlu melakukan modifikasi pada modul option.ko. Sebenarnya ada cara lain yang lebih mudah yaitu dengan menggunakan usb_modeswitch.

setting Modem EVDO Smartfren ZTE  AC682 dengan usb_modeswitch

Dengan menggunakan usb_modeswitch kita tidak perlu lagi mengubah ID device dengan perintah eject, dan tidak perlu lagi melakukan modifikasi pada option.ko, dengan kata lain tutorial saya beberapa waktu lalu sudah tidak diperlukanšŸ˜€. Agar modem kita bisa diaktifkan dengan menggunakan usb_modeswitch ikuti langkah berikut :

Baca lebih lanjut

[Aplikasi] Chmfox, add on Firefox untuk membaca file CHM

[tweetmeme service="bit.ly"]File berekstensi chm jamak digunakan sebagai format untuk manual maupun ebook. Pengguna windows dapat langsung membukanya tanpa menginstall program tambahan, sedangkan pengguna linux dapat menggunakan aplikasi seperti kchmviewer, gnochm, atau chmsee.

Kini kita juga bisa membaca file chm menggunakan Mozilla Firefox dengan ekstension ChmFox. Ekstension ini tersedia untuk platform Windows, Linux, dan Mac (x86). Untuk pengguna Firefox versi 3.0b4 sampai 5.* dapat menggunakan ChmFox versi 1.x, sedangkan pengguna Firefox versi 4.0 sampai 9.0a1 dapat menggunakan ChmFox versi 2.x yang dapat di download dari sini.

linux chm reader

Install ChmFox kemudian restart Firefox, untuk membaca file chm kita dapat mengakses menu File -> Open File (Ctrl+O) pada Firefox kemudian pilih file yang ingin dibuka, atau yang lebih mudah klik kanan pada file chm dan buka dengan Firefox.

=-=-=-=-=
Powered by Blogilo

[Blankon] Install y-ppa-manager di linux Blankon Pattimura

[tweetmeme service="bit.ly"]Y-ppa-manager adalah tool manajemen paket debian dari PPA (Personal Package Archive) yang dibuat oleh Alin Andrei pemilik blog webupd8.org. Dengan tool ini kita bisa mencari, menambah, dan menghapus repository PPA, fitur lengkapnya dapat dilihat di sini.

Pengguna Ubuntu (karmic ke atas) maupun Linux Mint (helena ke atas) dapat menginstal langsung dari repositorynya dengan menggunakan perintah berikut :

sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/y-ppa-manager
sudo apt-get update
sudo apt-get install y-ppa-manager

Sedangkan untuk Linux Blankon (Pattimura) maka perlu untuk mengedit file y-ppa-cmd (/usr/bin/y-ppa-cmd). Anda juga dapat menginstall y-ppa-manager beserta source nya untuk Blankon Pattimura yang saya paketkan sendiri:

Baca lebih lanjut

Tutorial Menggunakan tampilan gnome klasik (gnome-panel) pada Linux Blankon 7.0 (Pattimura)

[tweetmeme service="bit.ly"]Blankon 7.0 yang resmi diluncurkan tanggal 17 Agustus 2011 kemarin mempunyai, mempunyai tampilan yang berbeda dari versi sebelumnya karena menggunakan blankon-panel. Saya suka dengan tampilan baru Blankon walaupun ada beberapa fungsionalitas yang hilang, terutama beberapa applet dari gnome-panel yang tentu saja tidak bisa ditampilkan di blankon-panel. Saya juga ingin menggunakan tampilan klasik tapi tanpa menghilangkan tampilan baru. Pada layar login GDM ada opsi untuk memilih sesi "Blankon Classic", karena nama sesinya Blankon Classic saya mengira akan mendapatkan tampilan lawas… tapi ternyata tidak hehe he.. :p.

Blankon Linux Pattimura Tampilan Klasik Gnome Panel

Agar sesi klasik dapat digunakan kita bisa melakukan langkah berikut :

1. Install gnome-panel

sudo apt-get install gnome-panel

1B. Update 30/10/2011, Install nux-tools

sudo apt-get install nux-tools

2. edit file /usr/share/gnome-session/sessions/classic-gnome.session

sudo gedit /usr/share/gnome-session/sessions/classic-gnome.session

ubah blankon-panel menjadi gnome-panel kemudian hapus atau beri tanda ‘#’ di depan 3 baris terakhir menjadi seperti berikut :

[GNOME Session]
Name=Classic GNOME
Required=windowmanager;panel;filemanager;
Required-windowmanager=gnome-wm
Required-panel=
gnome-panel
Required-filemanager=nautilus
DefaultApps=gnome-settings-daemon;
IsRunnableHelper=/usr/lib/nux/unity_support_test --compiz
FallbackSessionsID=GNOME2d
GNOME2d=2d-gnome

3. edit file /usr/share/xsessions/gnome-classic.desktop

sudo gedit /usr/share/xsessions/gnome-classic.desktop

hapus atau beri tanda ‘#’ pada opsi ‘TryExec=gnome-session’, menjadi seperti berikut :

[Desktop Entry]
Name=BlankOn Classic
Comment=This session logs you into GNOME with the traditional panel
Exec=gnome-session --session=classic-gnome
#TryExec=gnome-session
Icon=
Type=Application
X-Ubuntu-Gettext-Domain=gnome-session-2.0

4. Restart Blankon

5. Pilih Blankon Classic, pada layar login GDM pilih ‘Blankon Classic’, selesai. Jika kita ingin masuk ke tampilan baru tinggal pilih sesi ‘Blankon’.

Update: PENTING!! Pada layar GDM Blankon Pattimura menu untuk Shutdown/Restart dan menu untuk memilih sesi tidak terlihat (Transparan), Tombol Shutdown/Restart ada di Pojok kanan-bawah monitor, sedangkan menu Sesi ada di bagian Tengah-Bawah (agak ke kanan sedikit). Untuk memilih sesi pilih user dan masukkan password namun jangan tekan enter, kemudian klik pada bagian tengah bawah layar monitor untuk memilih sesi.

Update 30/10/2011: Agar Panel bawah pada GDM nampak jalankan perintah berikut di terminal:
$sudo -u gdm gconftool-2 /apps/metacity/general/compositing_manager -s --type bool false
Perintah di atas akan mematikan fitur composite untuk user gdm, sehingga panel bawah bisa nampak

=-=-=-=-=
Powered by Blogilo